KONTEN VIDEO UNTUK BRANDING

Di era serba digital ini, peranan konten video marketing untuk branding yang diupload di berbagai platform sudah tidak bisa dianggap sebelah mata. Dengan kata lain, video marketing kini makin hits, makin penting dan memegang peranan penting dalam branding jaman now.

Era televisi secara perlahan mulai tergerus. Perhatian publik kini mulai mengarah ke video-video yang ada di dunia maya. Walaupun peranan TVC yang ditayangkan di tv masih belum tergantikan secara penuh, kini para marketer milenial sudah mulai melirik untuk branding dunia maya. Brand-brand besar mulai serius menggarap branding dunia maya.

konten video

Artikel kali ini akan membahas beberapa alasan kenapa Anda harus mulai melakukan branding menggunakan video marketing saat ini. Mari kita bahas satu per satu.

KONTEN VIDEO ADALAH KONTEN FAVORIT

Video adalah konten yang paling banyak dikonsumsi oleh para netizen. Ini adalah format favorit netizen. Tak heran jika netizen banyak menghabiskan kuotanya untuk menonton video.

Faktanya, Youtube berhasil  menarik traffic ke dalam situsnya hingga 30 juta visitor setiap hari untuk menonton lebih dari milyar video setiap hari. Ada 78% netizen dunia setidaknya menonton konten Youtube sekali dalam seminggu dan 55% netizen menonton konten Youtube setiap hari. Ini adalah fakta yang sulit dibantah, bahwa video adalah konten favorit netizen. Dan jika Anda suka akan bukti statistik, maka fakta ini bisa menjadi alasan Anda bahwa Anda harus melakukan branding dengan video.

KONTEN VIDEO MAMPU MEMBENTUK EMOSI NETIZEN

Konten video adalah sebuah storyteller yang baik, bahkan mungkin terbaik jika dibandingkan jenis konten lainnya. Mungkin video tidak akan mampu menjelaskan sesuatu sangat detail seperti halnya konten artikel, tapi jangan salah, video adalah konten yang mampu menyentuh emosi seseorang, mampu mengaduk-aduk perasaan.

Kita bisa membangkitkan emosi para audiencenya. Misalkan kita ingin para penonton merasa bangga dengan produk kita, atau mungkin ingin membuat merasa sedih untuk kemudian ikutan program sedekah kita misalnya. Masih banyak hal yang bisa kita bangun dengan konten video.

Berdasarkan marketingcharts.com, sebanyak 57% konsumen bersedia menonton minimal 2 menit video mengenai produk yang akan mereka beli. Ini menjelaskan, Anda sebagai pemilik brand akan mampu mempengaruhi keputusan terakhir konsumen yang cukup krusial, jadi membeli atau tidak. Sajikan video dengan kualitas profesional, yang mampu menyentuh emosi audience, untuk mempengaruhi tahapan tersebut.

KONTEN VIDEO MAMPU MELIBATKAN AUDIENCE

Sebelum jaman now atau era digital, para pemasar jadul sudah mengetahui jika format video akan mampu menyentuh sisi emosi penontonnya. Jika mereka mempunyai bujet raksasa, mereka akan menggunakan TV Commercial atau yang sering disingkat menjadi TVC. Mereka akan mengaduk-aduk perasaan penonton tv, ‘menghipnotis’ dan menggiring mereka untuk meningkatkan awareness bahkan buying penonton. Tapi itulah cara para pemasar jadul yang paling cepat untuk menguasai market share.

Di sinilah bedanya dengan pemasaran ala jaman now. Walaupun pemasaran ala jadul yang mengandalkan TVC masih belum tergantikan, namun pemasar jaman now mempunyai pilihan lain yang cukup menjanjikan di masa depan. Di saat para penonton TV terus menurun, beralih ke tontonan digital, para pemasar jaman now ini mulai mengandalkan konten video.

Lalu apa bedanya? Apa hanya beda media saja?

Tentu saja ada bedanya. Jika dengan TVC kita hanya menjalankan komunikasi satu arah, dari produsen ke konsumen saja. Tidak ada feedback dari konsumen. Jika kita ingin tahu komentarnya ya harus riset dulu. Itu artinya harus ada bujet tambahan lagi, mahal lagi. Di jaman now, audience memungkinkan memberikan feedback secara langsung ke konten video kita, baik komentar ataupun like, dislike dan sebagainya. Audience bisa Anda libatkan dalam pemasaran Anda. Sebagai pemasar, Anda pasti tahu, feedback mereka itu sangat berharga untuk langkah pemasaran berikutnya.

KONTEN VIDEO HADIR TERUS

Jika menggunakan TVC dalam sebuah kampanye pemasaran, TVC kita akan bertahan selama waktu program kita berjalan saja. Setelah itu ya tidak akan ada tayangan TVC kita. Program pemasaran di TV berhenti. Kecuali kita bayar lagi, lagi dan lagi. Artinya, brand exposure produk kita selesai ketika kampanye sudah selesai. Sangat terbatas.

Ini berbeda dengan konten video yang kita upload ke dunia maya. Selama kita tidak menghapusnya, konten video ini akan selalu ada dan bisa ditonton oleh netizen. Konten video akan hadir selama 7 hari seminggu sehari 24 jam. Artinya, brand exposure produk kita akan selalu terus muncul, menggaet potential customer berikutnya.

KONTEN VIDEO ITU TEPAT SASARAN

Jika kita membuat sebuah kampanye periklanan ala jaman dulu yang mengandalkan TVC, maka kita akan membuat sebuah media plan. Di stasiun tv mana saja TVC spot kita akan pasang, di program apa saja, dan sebagainya.

Untuk menentukan penempatannya, tentu saja kita membutuhkan insight target audience program atau stasiun tv tersebut. Kita harus memilih yang sesuai dengan target market produk kita. Jangan sampai produk ban mobil kita tempatkan di acara tv memasak, misalnya. Jika kita salah memilih, tentu saja kampanye kita tidak akan efektif. Percuma saja kita jualan ban tapi orang yang nonton iklan kita samasekali gak tahu atau kepengen beli ban mobil. Tentu sangat tidak efektif.

Baca Juga : VIDEO MARKETING APA ITU?

Inilah bedanya jika kita melakukan kampanye iklan secara digital menggunakan konten video. Kita bisa beriklan menggunakan berbagai platform, dan sebagian besar menggunakan sosial media. Jika kita beriklan menggunakan Facebook atau pun Instagram, kita bisa menentukan target audience kita jauh lebih spesifik dibandingkan dengan TV Program.

Ini hanya contoh saja. Jika kita berjualan merchandise sepak bola khusus Barcelona misalnya, kita tentu akan menargetkan para penggemar bola bukan? Jika di TV kita bisa menyasar program siaran pertandingan sepak bola dan juga berita tentang sepak bola. Penontonnya adalah penggemar bola.

Tapi jika kita berkampanye di Instagram, kita bisa menyasar penggemar Barcelona saja, bukan penggemar bola secara keseluruhan karena produk yang kita jual adalah merchandise Barcelona. Tidak mungkin penggemar Manchester United yang juga klub bola akan membeli merchandise Barcelona.

Nah, sudah tahu kan kenapa brand harus memanfaatkan konten video untuk branding di dunia maya? Jika Anda ingin membuat konten video dengan hasil profesional dan ide-ide segar, jangan sungkan untuk hubungi NUPIX di hello@nupix.id atau wa/telp di 08179897961 (Faiz). Anda juga bisa lebih mengenal NUPIX, klik di sini.

Share artikel ini jika dianggap bermanfaat…

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Marhan F. Faiz

Marhan F. Faiz

Copywriter/Co-Founder NUPIX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *