STRATEGI PEMASARAN 4P DAN PENERAPANNYA

Strategi pemasaran 4P pertama kali dipopulerkan oleh Neil Borden. Pada 1953, Neil ketika berpidato sebagai Presiden American Marketing Association (AMA) mempopulerkan marketing mix 4P dan menggunacang dunia pemasaran saat itu.

Tapi jika kita telusuri, gagasan Neil Borden ini ternyata terinspirasi dari Culliton tentang marketing mix pada tahun 1940an. Apapun itu, kini marketing mix 4P sangat populer dan banyak dimanfaatkan oleh para pemasar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Artikel ini akan membahas tentang strategi marketing 4p yang bisa Anda terapkan ke produk Anda.

strategi pemasaran 4p

STRATEGI PEMASARAN 4P : PRODUK

Memilih Produk

Sebelum berbisnis, Anda harus memilih produk yang akan dijual ke konsumen. Bisa berbentuk barang atau pun jasa. Untuk lebih gampangnya, kita sebut produk. Dalam memilih produk ini ada banyak hal yang harus Anda pertimbangkan.

Temukan kelebihan produk Anda. Lakukan riset produk Anda, apakah produk Anda mampu menyelesaikan masalah konsumen Anda atau tidak? Apakah produk Anda mempunyai kelebihan yang membedakan produk para pesaing? Apa kekurangan produk Anda? Mintalah saran ke banyak orang, apa saja kekurangan produk Anda dan bagaimana cara mengatasinya.

Makin banyak orang berkomentar, makin bagus, karena Anda makin luas perspektifnya. Tak perlu sakit hati jika ada orang yang mengkritik habis-habisan produk Anda, padahal Anda sudah mengerahkan segala daya upaya untuk membuatnya. Jangan dimasukkan hati. Biasakan diri dengan kritik.

Jika produk Anda mempunyai kualitas yang bagus, toh yang akhirnya senang adalah Anda. Bukan para pengkritik itu. Justru mereka membantu Anda membuat sebuah produk yang superior. Kualitas produk yang baik tentu saja akan memberikan kepuasan kepada pelanggan. Sebaliknya jika kualitas produk jelek maka pelanggan akan merasa kecewa dan tidak merekomendasikan bisnis Anda kepada orang-orang disekitarnya.

Jika perlu Anda bisa melakukan riset produk agar mengetahui selera dari konsumen, caranya cukup mudah yaitu dengan mengamati produk sejenis yang lebih sukses, kemudian simpulkan kira-kira apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan, barulah diaplikasikan kepada produk bisnis Anda.

Desain Produk

Sehebat apapun produk Anda jika dikemas dengan kemasan asal-asalan, produk Anda akan sulit dijual. Buatlah kemasan yang bagus dan tentukan nama brand yang catchy. Jangan asal-asalan.

Sebelum para konsumen menggunakan produk Anda, kualitas produk Anda dinilai dari kemasan Anda. Jangan sampai konsumen langsung menilai produk Anda tidak berkualitas hanya dengan melihat kemasan produk Anda.

Kemasan produk itu sangatlah penting. Jangan sepelekan.

Untuk membuat desain kemasan produk, ada baiknya Anda serahkan ke para profesional. Anda bisa hubungi orang kreatif yang berpengalaman untuk membuatkan desain kemasan dengan selera seni yang memadai. Salah satu profesional yang bisa Anda hubungi adalah NUPIX, berisi para profesional di bidang periklanan dan audio visual. Klik di sini untuk mengunjungi website NUPIX.

Kualitas Produk

Apalah gunanya kemasan produk yang menarik tapi kualitas produknya sama sekali tidak memuaskan? Pada akhirnya, konsumen mencari kualitas. Setelah tertarik dengan kemasan dan promosi yang menggoda, lalu kemudian produk Anda dibeli konsumen, kualitas produk kemudian menjadi hal penting yang membuat konsumen akan membeli kembali atau tidak.

Ada cerita menarik tentang hal ini. Ini cerita nyata yang terjadi dalam pemasaran di Indonesia. Pernah dengar rokok yang bernama Long Beach? Googling aja ya, banyak kok. Di youtube juga banyak iklannya.

Rokok tersebut mempunyai kemasan yang aduhai, mempunyai serangkaian campaign yang sangat jenius. Walaupun produk baru, brand awareness-nya langsung melejit. Menjadi top of mind para perokok Indonesia. Semua orang ingin mencoba Long Beach. Tapi begitu mencoba, ternyata produk tersebut sangat mengecewakan. Konsumen tak mau lagi membeli. Sudah kapok. Sampai sekarang pun, rokok Long Beach sudah menghilang di market.

Apa pelajarannya?

Jangan main-main dengan kualitas produk. Jaga kepercayaan konsumen yang sudah rela merogoh koceknya demi produk Anda. Apalagi untuk produk dengan target kelas atas. Jangan sampai konsumen kecewa. Sekali saja kecewa, akan susah kembali mendapatkan kepercayaan para konsumen.

Merek Produk

Apa merek itu? Merek atau brand itu adalah nama yang diberikan ke sebuah produk. Itu sederhananya. Unsur dalam merek itu adalah; nama itu sendiri, susunan warna, bentuk logo, suara atau apapun yang membedakan dari produk lainnya.

Cari nama dan bikin logo yang sesuai dengan target market yang Anda tuju. Kalau produk Anda untuk menengah ke atas, jangan bikin nama dan logo yang kampungan. Begitu juga sebaliknya.

STRATEGI PEMASARAN 4P : HARGA

Harga menjadi salah satu hal yang vital dalam bisnis. Selisih sedikit saja Anda bisa kehilanggan konsumen. Untuk itu dalam penentuan harga Anda perlu melihat range harga dari kompetitor bisnis Anda. Apalagi bisnis Anda masih menjadi pendatang baru, lebih baik gunakan range harga yang sama dengan kompetitor.

Lalu bagaimana jika terpaksa memasang harga lebih mahal dari kompetitor?  Jawabnya Anda harus memberikan sesuatu yang lebih kepada konsumen seperti pelayanan yang lebih baik, packaging yang lebih mewah, kualitas yang lebih baik dan segainya. Intinya dengan harga yang lebih mahal Anda harus memberikan sesuatu yang lebih baik.

Seperti halnya unsur lainnya dalam strategi pemasaran 4P, harga juga mempunyai strateginya. Nanti kapan-kapan kita bahas lebih mendetil lagi. Kita bahas permukaannya aja dulu, biar tidak terlalu bingung.

BACA JUGA : VIDEO MARKETING APA ITU?

STRATEGI PEMASARAN 4P : PLACE ATAU DISTRIBUSI

P berikutnya adalah place. Maksudnya adalah tempat kita menjual produk kita atau biasanya disebut distribusi. Jika Anda sudah memiliki produk yang bagus dengan harga yang menarik tetapi masih belum laku juga, berarti masalahnya berada pada tempat.

Mungkin bisnis Anda lokasinya kurang strategis dan jauh dari jalanan utama sehingga konsumen sulit menemuannya. Ini bukan berarti harus toko milik Anda sendiri, ini juga berarti toko orang lain yang menjual produk Anda.

Atau jangan-jangan produk Anda tidak berada di lokasi yang semestinya. Misalnya, produk Anda untuk para nelayan tapi malah dijual di pegunungan. Tentu saja ini salah.

Karenanya, place atau distribusi ini tidak bisa Anda sepelekan. Bangun jaringan distribusi yang kuat, atau bisa saja Anda menggunakan perusahaan distribusi yang sudah punya jaringan kuat sehingga produk Anda bisa tersebar di pasar dengan bagus.

STRATEGI PEMASARAN 4P : PROMOTION

P berikutnya adalah Promotion atau promosi atau bisa dikatakan branding. Promosi merupakan ujung tombak keberhasilan suatu bisnis, baik itu bisnis skala kecil maupun skala besar. Promosi adalah kegiatan dalam bisnis yang tujuannya utamanya mengenalkan tentang suatu produk ataupun jasa kepada konsumen. Dengan promosi produk Anda bisa dikenal luas konsumen sehingga permintaan dan penjualan produk yang dimiliki bisa meningkat.

Ada berbagai metode promosi yang bisa Anda gunakan seperti promosi konvensional dengan membuka stand atau ikut pameran yang disebut below the line. Jika punya bujet cukup, Anda juga bisa memilih memasang iklan tv, koran dan media massa lainnya. Itu disebut dengan above the line.

Di jaman digital ini, muncul cara promosi baru yang menggunakan platform digital seperti Google Ads, Facebook Ads, Sponsorship konten dan lain sebagainya. Dari segi jangkauan untuk promosi dengan media internet ini bisa lebih luas, bahan sampai luar negeri sekalipun.

Cara promosi seperti apa yang Anda pilih? Tentu saja harus sesuai dengan strategi komunikasi Anda. Jika Anda bingung, serahkan saja ke perusahaan komunikasi profesional seperti NUPIX. Anda bisa hubungi 08179897961 (Faiz) atau email ke faiz@nupix.id. Untuk melihat portfolio NUPIX, klik di sini.

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share seluas-luasnya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Marhan F. Faiz

Marhan F. Faiz

Copywriter/Co-Founder NUPIX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *